Satu lagi resto baru di Grand Indonesia. Khususnya bagi yang gemar masakan Jepang, The Charcoal merupakan salah satu pilihan baru yang boleh dipertimbangkan. Tempatnya cozy. Bisa sekaligus makan siang sambil berbelanja.
Untuk makan siang, The Charcoal menawarkan berbagai menu yang cukup terjangkau. Paket bento (lunch box) seharga Rp 96-120 ribu dengan pilihan: daging sapi, ayam, salmon, atau udang. Tersedia juga paket makan siang antara Rp 75-135.
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Februari 2011
Pasta Sampai 18 Jt
Orang Jepang tidak hanya suka masakan Prancis, tetapi juga suka masakan Italia. Tidak heran bila kemudian muncul berbagai restoran di Jepang yang menyajikan masakan fusion Jepang-Italia - atau, setidaknya, menyajikan masakan Italia dengan sedikit sentuhan Jepang.
A case in point: Pasta de Waraku. Gerai ini tampil secara unik. Biasanya, gerai-gerai Waraku menampilkan mock-up dari berbagai sajian pasta dari plastik yang dipajang di dinding kaca restoran. Ini memang cara restoran-restoran di Jepang pada umumnya untuk menarik pengunjung. Ratusan piring pasta dan pizza yang terpajang secara masif itu membuat orang ngiler setiap melintasinya.
A case in point: Pasta de Waraku. Gerai ini tampil secara unik. Biasanya, gerai-gerai Waraku menampilkan mock-up dari berbagai sajian pasta dari plastik yang dipajang di dinding kaca restoran. Ini memang cara restoran-restoran di Jepang pada umumnya untuk menarik pengunjung. Ratusan piring pasta dan pizza yang terpajang secara masif itu membuat orang ngiler setiap melintasinya.
Kuliner di Brunei ( Tempat Bokap Russell)
Secara umum, kuliner Brunei sangat mirip dengan masakan Melayu (Malaysia, Padang, Riau, dan lain-lain). Karena itu, kebanyakan orang Brunei justru bingung bila ditanya tentang masakan khas Brunei. Paling-paling mereka akan menyebut nasi katok - yaitu nasi bungkus dengan lauk sambal dan ayam goreng.
Makanan murah meriah tersebut harganya hanya B$1 (sekitar Rp 7 ribu). Konon, sambalnya yang istimewa itu pertama kali diuleg oleh seorang pembantu rumah makan berasal dari Tatar Sunda. Katok (dibaca: ketuk!) adalah penamaan populer karena dulunya pembeli harus mengetuk rumah penjualnya untuk dapat membeli beberapa bungkus nasi itu.
Makanan murah meriah tersebut harganya hanya B$1 (sekitar Rp 7 ribu). Konon, sambalnya yang istimewa itu pertama kali diuleg oleh seorang pembantu rumah makan berasal dari Tatar Sunda. Katok (dibaca: ketuk!) adalah penamaan populer karena dulunya pembeli harus mengetuk rumah penjualnya untuk dapat membeli beberapa bungkus nasi itu.
Sarapan yang umum di Brunei adalah kopi tarik dan roti canai (prata). Roti canai bisa dimakan dengan taburan gula pasir, guyuran susu kental manis, atau juga dapat dicocol dengan kari (ayam, ikan, lembu, kambing, kentang, atau dhal). Tempat yang populer untuk ini adalah Iskandar Curry House – punya beberapa cabang. Di pasar dan warung-warung juga tersedia nasi lemak untuk sarapan.
Tempat sarapan dan ngopi yang juga populer adalah Chop Jing Chiew di Gadong. Ini adalah sebuah kopitiam (warung kopi djadoel yang terkenal dengan kopi dan roti kuning kahwin. Yang terakhir ini adalah roti tawar berwarna kekuningan, dibakar, diisi selai kaya dan irisan mentega beku. Chop Jin Chiew juga punya cabang di Bandar Seri Begawan, dan selalu ramai hingga petang hari.
Makanan tradisional Brunei (selera urang Brunei kitani) adalah ambuyat yang dibuat dari sagu. Bentuknya sangat mirip dengan papeda di Maluku dan Papua (pupeda di Ternate dan Tidore), tetapi warnanya putih (opaque), tidak bening. Ini hanya bergantung pada cara mengaduk ketika memasaknya. Bubur sagu ini disantap dengan berbagai lauk-pauk.
Aminah Arif Restaurant (punya sembilan gerai di seluruh Brunei Darussalam) adalah tempat yang paling tepat untuk mencicipi ambuyat. Satu set ambuyat disajikan dengan pucuk ubi masak lemak (daun singkong dimasak dalam santan), ikan kembung goreng, sambal goreng, urat tumis, dan belutak. Belutak adalah sosis khas Brunei yang sangat saya sukai. Dibuat dari potongan daging yang dibumbui rempah dan asam, lalu dimasukkan ke dalam selongsong sosis dan dikeringkan. Sosis ini kemudian dipotong-potong dan ditumis sebentar dengan minyak. Rasa asam-gurihnya sangat khas.
Saking sukanya pada belutak, saya sempat berburu nasi goreng belutak di Frangipani Resto yang sangat jauh letaknya dari pusat bandar. Nasi goreng belutak itu sungguh sangat istimewa. Anehnya, belutak yang mak nyuss ini oleh orang Brunei malah tidak dianggap sebagai sajian yang istimewa. Mungkin mereka memang tidak menyadari bahwa belutak dapat dibangkitkan menjadi ikon kuliner penting bagi Brunei.
Beberapa restoran lain yang patut disinggahi adalah: I-Lotus (masakan Tionghoa) di Kampung Rimba, Shikai Restaurant (masakan Tionghoa) di Batu Bersurat, Thien Thien (nasi ayam hainan), Lee Loi Fat (rojak kangkong, cucur udang). Dua kedai terakhir ini punya banyak cabang di beberapa tempat.
Aminah Arif Restaurant (punya sembilan gerai di seluruh Brunei Darussalam) adalah tempat yang paling tepat untuk mencicipi ambuyat. Satu set ambuyat disajikan dengan pucuk ubi masak lemak (daun singkong dimasak dalam santan), ikan kembung goreng, sambal goreng, urat tumis, dan belutak. Belutak adalah sosis khas Brunei yang sangat saya sukai. Dibuat dari potongan daging yang dibumbui rempah dan asam, lalu dimasukkan ke dalam selongsong sosis dan dikeringkan. Sosis ini kemudian dipotong-potong dan ditumis sebentar dengan minyak. Rasa asam-gurihnya sangat khas.
Saking sukanya pada belutak, saya sempat berburu nasi goreng belutak di Frangipani Resto yang sangat jauh letaknya dari pusat bandar. Nasi goreng belutak itu sungguh sangat istimewa. Anehnya, belutak yang mak nyuss ini oleh orang Brunei malah tidak dianggap sebagai sajian yang istimewa. Mungkin mereka memang tidak menyadari bahwa belutak dapat dibangkitkan menjadi ikon kuliner penting bagi Brunei.
Beberapa restoran lain yang patut disinggahi adalah: I-Lotus (masakan Tionghoa) di Kampung Rimba, Shikai Restaurant (masakan Tionghoa) di Batu Bersurat, Thien Thien (nasi ayam hainan), Lee Loi Fat (rojak kangkong, cucur udang). Dua kedai terakhir ini punya banyak cabang di beberapa tempat.
Di malam hari, Gadong Night Food Stalls menjadi tujuan warga Brunei untuk makan malam yang murah meriah. Selain nasi katok yang banyak dijual, juga banyak penjual ikan dan ayam bakar. Anehnya, sekalipun Brunei terletak di pinggir laut, ternyata kebanyakan ikan yang dijual di situ diimpor beku dari India.
Telekomunikasi, Internet dan Media Massa
Telekomunikasi, Internet dan Media Massa
Brunei Darussalam memiliki dua perusahaan (operator, provider) telekomunikasi, yaitu: B-Mobile dan DTS. Layanan Blackberry baru mulai terselenggara sejak Desember 2010. Cukup mudah mendapat kartu SIM nomor lokal untuk akses komunikasi seluler.
Di Brunei ada surat kabar populer berbahasa Melayu, Media Permata, dan dua surat kabar berbahasa Inggris, yaitu The Borneo Bulletin dan The Brunei Times. Brunei juga memiliki satu staisun radio dan enem pemancar televisi. Sekalipun berstatus independen, media massa Brunei sangat pro-Pemerintah. Keluarga Sultan tidak "tersentuh" oleh pemberitaan negatif di media massa.
Sabtu, 29 Januari 2011
Puding Almond Jeruk
Jeruk mandarin merupakan simbol emas, kemakmuran dan kesuksesan. Karena itu wajib hadir dalam menu tahun baru. Puding almond dan jeruk ini bisa jadi sajian penutup yang dingin segar.
Ayam Goreng Asam Manis
Ayam merupakan unggas yang wajib ada saat imlek. Yang satu ini diolah dengan adaptasi resep populer. Rasanya gurih dengan saus yang asam manis segar.
Ayam Masak Lelem
Bosan dengan masakan ayam yang itu-itu saja? Cobalah resep ayam gaya Manado ini. Aslinya pakai daun lelem tetapi saya ganti dengan daun melinjo. Rasanya tetap sedap dan enak lho!
Sup Basil Si "Belalang"
Ingin yang pedas asam dan segar? Mampirlah ke sini. Di resto yang bermenu Thailand ini, hidangan diracik segar dan tanpa MSG. Tom Yum Taleynya berkuah cokelat kemerahan. Asam pedas dan wangi aroma serai dan daun ketumbarpun menguar. Slrupp...segar dan dijamin bikin melek!
Udara dan angin dingin disertai hujan memaksa kami mencari sajian yang hangat di badan. Ternyata tak salah pilihan kami saat memasuki Grassopher Thai yang ada di kawasan Benton Junction. Resto bercat putih ini ternyata memiliki interior cantik. Namanya pun unik!
Udara dan angin dingin disertai hujan memaksa kami mencari sajian yang hangat di badan. Ternyata tak salah pilihan kami saat memasuki Grassopher Thai yang ada di kawasan Benton Junction. Resto bercat putih ini ternyata memiliki interior cantik. Namanya pun unik!
Spicy Seafood
Sekalipun namanya Waroeng Indo, tetapi rumah makan ini sebetulnya punya menu berbagai masakan gaya Semarangan yang andal. Lunpia (orang Semarang selalu menyebutnya demikian, bukan lumpia!), tahu pong, gimbal udang, nasi goreng babat, dan babat gongso - hanyalah sebagian dari sajian yang ditawarkan dalam daftar menu Waroeng Indo. Pemiliknya orang keturunan Tionghoa yang memang dikenal punya kepiawaian khusus dalam menangani dapur.
Roti Goreng Isi Goreng dan Jagung
Lagi-lagi memanfaatkan roti tawar di rumah, gemessss deh dah 3 hari tu roti tawar (se pak pula!) ngga disentuh2....kan sayang bangetttt!
Resep ini diciptakan oleh mba Amalia ,heheheh...tapi saya dapetinnya dari Dapur Mae, makasi semuanyaaaaaaa :):) ....nyummy banget dehhh, ragout gurih dijadiin satu sama roti yang di goreng garing, dah kebayang kaaaaan.....Oh ya, saya pake 1/2 resep ragout bisa ngabisin se pak roti tawar lho,,,,,jadinya tadi ada yang di goreng sebagian, dan sisanya di frozen untuk besokannya deh....lumayan kan, buat stok dikala lapar menggoda....:):)...tapi bedanya, saya pake roti yang di tangkupkan, si ragoutnya di tengah2, kalo mba Mae cukup dioleskan pada 1 lembar roti tawar aja....silakan, mau pake model yang mana, yang penting, ENAAAK!
Resep ini diciptakan oleh mba Amalia ,heheheh...tapi saya dapetinnya dari Dapur Mae, makasi semuanyaaaaaaa :):) ....nyummy banget dehhh, ragout gurih dijadiin satu sama roti yang di goreng garing, dah kebayang kaaaaan.....Oh ya, saya pake 1/2 resep ragout bisa ngabisin se pak roti tawar lho,,,,,jadinya tadi ada yang di goreng sebagian, dan sisanya di frozen untuk besokannya deh....lumayan kan, buat stok dikala lapar menggoda....:):)...tapi bedanya, saya pake roti yang di tangkupkan, si ragoutnya di tengah2, kalo mba Mae cukup dioleskan pada 1 lembar roti tawar aja....silakan, mau pake model yang mana, yang penting, ENAAAK!
Resep kan Bandeng Bumbu Tauco
Ikan terutama bandeng menjadi pilihan saat menyajikan menu Imlek. Karena ikan melambangkan kehidupan dan kemakmuran. Yang satu ini ikan bandeng dibumbui tauco yang gurih sedikit pedas sehingga makin sedap.
Langganan:
Postingan (Atom)